masih ditemani rintik hujan, kali ini saya teringat obrolan tadi pagi dengan dr. Niken. dr Niken adalah seorang dokter di puskesmas Rendeng kudus. Ini adalah pertemuan pertama saya dengan beliau, dari pertamuan tadi saya menyimpulkan bahwa dr.Niken adalah sosok dokter yang gaul, santai, sedarhana, tetapi dengan sejuta pengalaman hidup yang hebat.
waktu saya meminta bimbingan dengan beliau, bukannya menerangkan mengenai materi kebidanan, beliau malah bertanya dengan saya :
"adek sudah punya pacar?"
duuuueeerrrr !!!!! pertanyaan yang mematikan untuk saya !!
seperti disambar petir, waktu baru menunjukkan pukul 08.00 WIB sudah mendapatkan pertanyaan seperti itu. karna jujur, sampe detik ini belum ada yang mau dengan saya, huhuhuhuhuuhu
(jomlo ngenes) hahahahha
dr. niken kemudian melanjutkan bicaranya, beliau mengatakan seorang bidan kalau mencari suami itu harus pria yang mencintai kita dulu, bukan kita yang mencintai dulu seorang pria. Karena bidan adalah wanita perkasa, yang waktunya 24 jam penuh untuk pasien.malam-malam lg enak-enaknya tidur. "ting tong ting tong" ada pasien melahirkan. masak iya, pasiennya kita suruh pulang melahirkannya ditunda besokk ???
lha terus apa hubungannya bidan dengan cinta mencintai.
pada dasarnya, bidan adalah seorang wanita yang hakikatnya, takdirnya adalah "3 M" (Masak, Macak, Manak ) yang artinya hidup kita adalah untuk mengabdi pada suami, anak, dan keluarga.
Mengabdian akan terasa lebih ringan, kalau kita mengabdi kepada seorang yang mencintai kita, orang yang mencintai kita, tentunya lebih bisa menerima apapun keadaan kita, dimana seorang bidan harus siap 24 jam untuk pasien.
banyak contoh bu bidan bidan perkasa bidan bidan hebat, yang dalam pelayanan kebidanannya baik, suami, anak-anak, dan keluarganya pun terususi dengan baik. tak bisa membayangkan betapa beratnya seorang bidan yang sudah menikah mengurusi pekerjaan dan rumah tangga.
aku saja yang hanya mengurusi diriku sendiri, setelah sift/ jaga klinik capeknya minta ampun, apalagi kalau ada partus capekknya g ketulungan.
jam 7 pagi apel di puskesmas, di puskesmas pelayanan kesehatan ibu dan anak sampe jam 13.30 pulang sampe asrama, lihat kamar kotor, pakaian kotor, ya langsung bebenah, jam 17.00 sudah ada acara posyandu yang menanti. malemnya masih mikirin laporan - laporan yang harus diselesaikan.
huft, ini belum mikir masak untuk suami, ngurusin anak lhoooo, sudah capeknya kayak gini.
sejenak aku membenarkan perkataan dr. niken, seorang wanita itu enaknya dicintai daripada mencintai.
tapi bukankah lebih enak lagi kalau saling mencintai dan seling melengkapi kekurangan masing-masing ? tanpa merendahkan salah satu pihak dan menyadari hakikat masing - masing ??
soooo, buat teman - teman calon bidan semua,
marilah kita berbenah diri, tidak hanya meningkatkan soft skill dan hard skill kita dalam bidang kebidanan, tapi juga kita meningkatkan soft skill dan hard skill kewanitaan kita.
dan mari kita berdoa bersama - sama supaya kelak diberi jodoh yang mempu menerima dan mengayomi tugas kita ( khusus bidan - bidan jomblo, hahahha )
supaya kita menjadi bidan hebat dan istri hebat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar